PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best ProfitBursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street melemah pada perdagangan Jumat, 3 Desember 2021 setelah laporan pekerjaan yang mengecewakan.

Wall street bergerak bak roller coaster pada pekan ini didorong kekhawatiran varian baru COVID-19, omicron. Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones turun 59,71 poin menjadi 34.580,08.  Indeks Dow Jones melemah didorong saham Boeing turun 1,9 persen. Indeks acuan ini sempat turun lebih dari 300 poin pada awal sesi perdagangan.

Indeks S&P 500 merosot 0,8 persen menjadi 4.538,43. Indeks Nasdaq turun 1,9 persen menjadi 15.085,45. Selama sepekan, indeks acuan di wall street cenderung koreksi. Bestprofit

Meski perdagangan menguat pada Kamis, 2 Desember 2021, indeks Dow Jones turun 0,9 persen pada pekan ini. Indeks S&P 500 susut 1,2 persen dan indeks Nasdaq merosot 2,6 persen. Barclays menyampaikan kepada klien untuk tetap berada di jalur dan membeli saat pasar turun.

Saham teknologi termasuk paling tertekan pada pekan ini. Hal ini didorong saham Tesla susut 6,4 persen dan Zoom tergelincir hampir 4,1 persen. Saham DocuSign susut 42,2 persen setelah perusahaan mengeluarkan panduan penjualan kuartal IV yang lebih rendah dari perkiraan analis.

Saham yang berkaitan dengan ekspansi ekonomi antara lain hotel dan maskapai melemah. Saham Las Vegas Sands turun hampir 3,7 persen. Saham Delta Air Lines tergelincir 1,8 persen. Saham Norwegian Cruise Line turun 4,5 persen dan Karnaval merosot 3,9 persen.

“Ketidakpastian mengenai omicron tinggi, tetapi ditambah dengan jumlah pekerjaan yang mengecewakan dan investor memutuskan untuk melakukan aksi jual menjelang akhir pekan,” ujar Chief Market Strategist LPL Financial, Ryan Detrick, dilansir dari CNBC, Sabtu (4/12/2021).

Rilis Data Tenaga Kerja AS

Laporan pekerjaan pada November 2021 menunjukkan penciptaan lapangan kerja lebih lambat dari perkiraan bulan lalu. Data nonfarm payrolls meningkat hanya 210.000 pada bulan ini, jaduh di bawah 573.000 pekerjaan yang diprediksi oleh ekonom yang disurvei oleh Dow Jones.

Namun, tingkat pengangguran turun tajam menjadi 4,2 persen, lebih baik dari perkiraan 4,5 persen. “Sangat meresahkan melihat kami tidak dapat membangun angka yang kuat pada Oktober, dengan ketidakpastian hanya akan meningkat saat musim dingin berlangsung,” ujar Ekonom CUNA Mutual Group Steve Rick.

Ia mengatakan, oleh karena itu, tidak sepenuhnya mengejutkan bulan ini gagal dengan negara bersiap untuk menanggapi varian omicron COVID-19. Selain itu terus hadapai kenaikan inflasi dan krisis rantai pasokan yang sedang berlangsung.

Di sisi lain, raksasa ride-hailing China mengumumkan akan mulai delisting dari Bursa Efek New York dan membuat rencana untuk tercatat di Hong Kong. Saham Didi turun 22,2 persen.

Sumber

liputan6.com

lowonganlowongan kerjalowongan kerja bandungloker bandung

best profit, bestprofit, pt bestprofit, pt best profit, best, pt best, bpf

pt bpf, bestprofit futures, pt bestprofit futures, best profit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG